Judul : Sehat Selalu dengan Makanan Organik, sudah tau?
link : Sehat Selalu dengan Makanan Organik, sudah tau?
Sehat Selalu dengan Makanan Organik, sudah tau?
Banyak makanan di di pasaran yang mengklaim bisa menjadi sehat dan bergizi. Namun, kenyataannya adalah bahwa sebagian besar makanan ini tidak sehat dan produk yang pasarkan hanya untuk meningkatkan bisnis. Makanan sehat adalah makanan yang sebagian besar organik dari alam. Makanan yang sehat dari alam adalah makanan yang bebas dari pestisida, worm dan insektisida berbahaya lainnya.
Makanan organik juga dikenal sebagai makanan yang bersih, karena mereka tidak memiliki pestisida di dalamnya. Makanan ini tidak hanya sehat, tetapi juga sangat bergizi dalam memberikan manfaat bagi tubuh dengan jumlah vitamin dan mineral tinggi yang terkandung didalamnya.
Jadi bagaimana memilih makanan yang benar-benar sehat dan organik?
Untuk mengetahui lebih banyak tentang makanan organik terbaik adalah dengan membeli dan menikmati hidup sehat dengan memasukkan bahan makanan organik dalam menu makanan sehari –hari atau menu diet Anda. Dengan mengonsumsi makanan organik, daya tahan tubuh Anda akan lebih baik selain itu mencegah penggunaan pestisida pada makanan. Pestisida membunuh mikroorganisme yang menahan karbon tetap berada di dalam tanah sehingga tanah tidak akan subur secara alami.
Bila Anda belum bisa selalu mendapatkan bahan makanan organik, minimal cuci sayuran di bawah air mengalir. Kupas kulit buah-buahan sebelum memakannya, konsumsi makanan dengan menu bervariasi.
Masak daging sapi atau ayam hingga matang. Daging setengah matang mengandung Parasit toksoplasmosis, bakteri salmonella atau senyawa mikroba lainnya dikhawatirkan belum sepenuhnya mati pada temperatur pemasakan setengah matang. (sumber : www.metroterkini.com)
8 Produk makanan organik yang sebaiknya dibeli
Apakah Anda sudah familiar dengan makanan organik? Makanan organik merupakan bahan makanan yang terbuat dari tumbuhan yang cara penanamannya bebas pestisida, bebas pupuk kimia, dan tidak ada rekayasa genetika. Dewasa ini makanan organik ternyata tidak terbatas hanya pada tumbuhan. Hewan yang dipelihara berdasarkan prinsip-prinsip organik, misalnya ayam yang bebas dari suntikan hormon pengatur tumbuh, maka bisa disebut juga sebagai produk organik.
Konon makanan organik jauh lebih sehat dikonsumsi daripada makanan biasa, karena tidak adanya kandungan obat kimia berbahaya yang terkandung di dalamnya. Sayang harga makanan organik di Indonesia masih sangat mahal. Namun jika Anda tertarik untuk memulai hidup sehat dengan makanan organik, situs All Women Stalk merekomendasikan 8 produk makanan organik yang sebaiknya Anda beli.
Daging
Apabila Anda merupakan penggemar daging, maka sebaiknya Anda mencoba dan membandingkan rasanya dengan daging sapi biasa. Harga daging organik tentu jauh lebih mahal daripada daging non-organik, karena perawatan diet organik sapi juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Susu
Susu disarankan untuk dikonsumsi setiap hari, oleh sebab itu tidak salahnya untuk mengganti produk susu Anda sekarang dengan susu organik. Diet alami dari sapi mampu meningkatkan kualitas susu. Kandungan Omega 3 dari susu organik pun meningkat 68% lebih banyak daripada susu biasa.
Telur
Jika susu didapat dari sapi dengan pemeliharaan diet organik, maka telur pun dihasilkan dari ayam organik. Sedangkan ayam biasa atau non-organik disuntik dengan hormon pengatur tumbuh, sehingga sangat tidak dianjurkan jika Anda tetap mengkonsumsi telur dari ayam tersebut secara terus-menerus.
Buah
Buah organik terbaik adalah apel, stroberi, dan buah persik. Dibandingkan dengan produk organik, pihak Soil Association menyebutkan bahwa apel non-organik rata-rata disemprot dengan pestisida 16 sampai 30 kali. Jadi, tidak ada salahnya jika kini Anda merogoh kocek yang sedikit lebih dalam untuk makanan sehat organik daripada mengeluarkan biaya pengobatan karena sakit yang ditimbulkan dari makanan non-organik.
Sayuran
Paprika, seledri, selada, bayam, dan kentang adalah jenis sayuran yang paling sering terkontaminasi dengan pestisida dan bahan kimia berbahaya lain. Namun dengan cara pertumbuhan organik, Anda tidak perlu khawatir untuk mengkonsumsi sayuran-sayuran tersebut di atas.
Udang
Produk makanan laut organik memang masih jarang ditemui. Akan tetapi udang organik adalah rekomendasi pertama untuk Anda yang ingin menikmati produk makanan laut organik. Pertumbuhan udang secara organik diatur oleh pengelola tambak-tambak yang tidak menggunakan antibiotik atau bahan kimia lain yang berbahaya.
Wine
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa wine yang berasal dari tanaman anggur non-organik membuat peminumnya dapat mengalami kondisi mabuk yang parah. Jika Anda adalah pecinta wine atau minuman anggur, tidak ada salahnya untuk beralih ke produk organik yang lebih menyehatkan.
Kopi
Kopi organik yang ramah lingkungan menghasilkan cita rasa yang lebih murni dan nikmat daripada kopi biasa. Bagi Anda yang terbiasa menghidangkan kopi sebagai teman menu sarapan pagi, jangan sampai melewatkan untuk mencoba kopi organik.
Selain 8 produk olahan organik di atas, Anda masih memiliki berbagai pilihan makanan organik yang lain. Sebaiknya Anda menyesuaikan anggaran belanja dan kebutuhan Anda sehari-hari agar tetap sehat dengan produk organik tanpa harus selalu boros.
Konon makanan organik jauh lebih sehat dikonsumsi daripada makanan biasa, karena tidak adanya kandungan obat kimia berbahaya yang terkandung di dalamnya. Sayang harga makanan organik di Indonesia masih sangat mahal. Namun jika Anda tertarik untuk memulai hidup sehat dengan makanan organik, situs All Women Stalk merekomendasikan 8 produk makanan organik yang sebaiknya Anda beli.
Daging
Apabila Anda merupakan penggemar daging, maka sebaiknya Anda mencoba dan membandingkan rasanya dengan daging sapi biasa. Harga daging organik tentu jauh lebih mahal daripada daging non-organik, karena perawatan diet organik sapi juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Susu
Susu disarankan untuk dikonsumsi setiap hari, oleh sebab itu tidak salahnya untuk mengganti produk susu Anda sekarang dengan susu organik. Diet alami dari sapi mampu meningkatkan kualitas susu. Kandungan Omega 3 dari susu organik pun meningkat 68% lebih banyak daripada susu biasa.
Telur
Jika susu didapat dari sapi dengan pemeliharaan diet organik, maka telur pun dihasilkan dari ayam organik. Sedangkan ayam biasa atau non-organik disuntik dengan hormon pengatur tumbuh, sehingga sangat tidak dianjurkan jika Anda tetap mengkonsumsi telur dari ayam tersebut secara terus-menerus.
Buah
Buah organik terbaik adalah apel, stroberi, dan buah persik. Dibandingkan dengan produk organik, pihak Soil Association menyebutkan bahwa apel non-organik rata-rata disemprot dengan pestisida 16 sampai 30 kali. Jadi, tidak ada salahnya jika kini Anda merogoh kocek yang sedikit lebih dalam untuk makanan sehat organik daripada mengeluarkan biaya pengobatan karena sakit yang ditimbulkan dari makanan non-organik.
Sayuran
Paprika, seledri, selada, bayam, dan kentang adalah jenis sayuran yang paling sering terkontaminasi dengan pestisida dan bahan kimia berbahaya lain. Namun dengan cara pertumbuhan organik, Anda tidak perlu khawatir untuk mengkonsumsi sayuran-sayuran tersebut di atas.
Udang
Produk makanan laut organik memang masih jarang ditemui. Akan tetapi udang organik adalah rekomendasi pertama untuk Anda yang ingin menikmati produk makanan laut organik. Pertumbuhan udang secara organik diatur oleh pengelola tambak-tambak yang tidak menggunakan antibiotik atau bahan kimia lain yang berbahaya.
Wine
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa wine yang berasal dari tanaman anggur non-organik membuat peminumnya dapat mengalami kondisi mabuk yang parah. Jika Anda adalah pecinta wine atau minuman anggur, tidak ada salahnya untuk beralih ke produk organik yang lebih menyehatkan.
Kopi
Kopi organik yang ramah lingkungan menghasilkan cita rasa yang lebih murni dan nikmat daripada kopi biasa. Bagi Anda yang terbiasa menghidangkan kopi sebagai teman menu sarapan pagi, jangan sampai melewatkan untuk mencoba kopi organik.
Selain 8 produk olahan organik di atas, Anda masih memiliki berbagai pilihan makanan organik yang lain. Sebaiknya Anda menyesuaikan anggaran belanja dan kebutuhan Anda sehari-hari agar tetap sehat dengan produk organik tanpa harus selalu boros.
